Disdik Cek Langsung Ke Sekolah Karena Belum Terima Data Klaster PTM DKI

Situs Kemendikbud membeberkan data 25 klaster disaat pembelajaran tatap muka atau PTM yang digelar di Jakarta. Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan segera menyisir daftar sekolah yang melaporkan temuan mengenai klaster Covid – 19 tersebut.

Dinas Kesehatan atau Dinkes dari DKI Jakarta juga memberikan pernyataan bahwa mereka belum dapat informasi mengenai 25 klaster Covid-19 selama proses pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah mereka. Pihaknya lalu akan mengecek informasi tersebut terlebih dulu.

Informasi mengenai 25 klaster Covid-19 selama PTM juga tercantum di website milik Kemendikbud, yaitu sekolah.data.kemendikbud.go.id. Di dalamnya nanti akan diberikan tampilan data infografis klaster di PTM.

“Kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI untuk menyisir sekolah-sekolah ini karena data 25 sekolah kami belum ada data rinci. Datanya belum dapat,” kata Kepala Bidang SMP – SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Putoyo saat mereka dihubungi pada hari Kamis 23 September 2021.

Putoyo juga menyebutkan jika uji coba PTM di Jakarta ini akan mulai digelar pada bulan April 2021 lalu akan dilanjutkan di akhir bulan Juli 2021 sebelum akhirnya diberhentikan karena adanya aturan PPKM darurat. Lalu, nantinya PTM akan dilaksanakan lagi pada tanggal 30 Agustus 2021.

Selama periode tersebut, Putoyo menyebutkan bahwa Disdik DKI sampai sekarang belum menemukan adanya klaster COVID – 19 yang bari di sekolah. Karena itulah, pihaknya perlu memverifikasi kebenaran dari data tersebut.

“Nggak ada, belum ada klaster di sekolah. Ini kan survei Kemendikbud. Kami akan mencoba dengan Kemendikbud untuk melihat sekolah-sekolah mana yang dinyatakan seperti itu,” sambungnya.

Putoyo juga memberikan kepastian bahwa kalau ada temuan mengenai kasus positif Covid di lingkungan sekolah, maka pihaknya akan langsung berkoordinasi bersama dengan Satgas setempat untuk melakukan tracing.

“Kalau satu kan belum tentu dari situ (sekolah), tapi kalau ada beberapa dan selalu jika ada kayak gitu, kita langsung koordinasi dengan Dinkes melalui puskesmas setempat dan langsung dikejar ke mana, karena memang sumbernya bisa jadi bukan dari PTM,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, mengenai data kasus positif COVID-19 saat PTM di Jakarta tersebut tertera pada situs Kemendikbud yaitu sekolah.data.kemdikbud.go.id. Di halaman tersebut terdapat indeks PTM serta indeks siap PTM. Ada pula infografis PTM, infografis kendala, serta infografis klaster.

Data kasus Corona saat PTM juga ada didalam bagian infografis klaster. Sumber data tersebut berasal dari aplikasi Survey Sekolah yang di – update setiap hari.

Masih dari halaman tersebut, dilihat dari tanggal per 22 September, bisa dilihat ada data yang menyebutkan bahwa 25 klaster sekolah di Jakarta dari total 900 responden sekolah. Perinciannya adalah sebanyak 227 pendidik serta tenaga kependidikan (PTK) dan 241 peserta didik (PD) yang positif COVID-19.

Situs tersebut juga dapat melihat data klaster pada provinsi lain. Jika dalam skala nasional, totalnya ada 1.302 klaster yang ada di PTM.

Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud – Ristek Anang Ristanto juga memberikan kepastian mengenai kebenaran data yang tertera merupakan data dari situs Kemendikbud. Namun kebenarannya masih perlu diverifikasi.

“Data tersebut benar dari sekolah.data.kemdikbud.go.id, namun data yang masuk tersebut perlu kami verifikasi terlebih dahulu kebenarannya,” ujar Anang pada hari Rabu 22 September 2021.